SMAN 2 Tahuna Serahkan Bantuan Bencana Di Lebo dan Ulung Peliang

by

Sangihe – Banjir bandang dan longsor dikampung seperti Ulungpeliang, Lebo, Sesiwung, Belengan, Barangkalang dan Hiung, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara pada Jumat, 3 Januari 2020 menyebabkan korban jiwa dan merusak puluhan rumah warga dari ringan hingga berat.

Terpanggil untuk saling membantu dan meringankan beban para korban, keluarga besar SMA Negeri 2 Tahuna yang dipimpin Kepala Sekolah, Fredrika N Sasundu SPd membawah bantuan kepada para korban bencana yang berada di Lebo Kecamatan Manganitu dan Desa Ulung Peliang Kecamatan Tamako pada Sabtu (18/01) pagi.

Kepala Sekolah, Fredrika N Sasundu SPd mengatakan, bantuan diberikan khususnya pada Siswa SMAN 2 Tahuna yang menjadi korban yang diantar langsung kepada rumah mereka di Desa Lebo Manganitu dan juga bantuan lainnya diantar di Desa Ulung Peliang Kecamatan Tamako.

” Kami membawah bantuan berupa sembako, pakaian, seragam sekolah dan lainnya,” ungkap dia.

Penyerahan bantuan diikuti juga oleh para guru – guru, pengurus Osis dan dilakukan juga peninjauan lokasi bencana.

” Kami selaku Pemerintah Desa sangatlah bersyukur masih banyak masyarakat lain yang peduli akan masyarakat disini yang mebjadi korban,” ungkap Kapitalaung Ulung Peliang, Timotius Tatontos.

Kata Tatontos, bantuan yang diberikan tentunya sangatlah bermanfaat bagi korban,” katanya.

Petugas Posko di Gereja Imanuel Urung Peliang Kecamatan Tamako, Desmawanta Kristian Taramen menyampaikan, didesanya ada 6 rumah rusak berat, 23 rusak ringan dengan total korban ada 118 KK dan yang mengungsi ada 72 KK.

” Di Gereja Imanuel Tamako ini kami buka dapur umum serta posko bantuan,” katanya.

Lanjut dia, saat ini Desanya sementara dilakukan pemulihan dan jembatan yang putus sudah dibuat penyambungan darurat.