SMKN 2 Bitung Tekankan Siswa Baru Akan Tata Krama Dan Penerapan K-13 Pada MPLS

by



Bitung – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS ) bagi peserta didik baru khusus di SMK Negeri 2 Bitung diantaranya mengajarkan siswa tentang tata krama dan kurikulum 13.

MPLS secara Daring dan Luring di SMKN 2 Bitung ini berjalan baik dan sukses.

Menurut Kepala SMK Negeri 2 Bitung, Meryati Taengetan, S.Pd Rabu (15/07) menyampaikan, pada MPLS kali ini ada banyak materi yang diberikan kepada siswa baru.

” Kasie Bidang SMK Cabdin Minut – Bitung, Dra. Femmy Mamahit, M.Si salah satu sebagai pemateri tentang K-13 dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bitung, Rita Aleta Lousiane Tangkudung, ST sebagai pemateri tentang tata krama,” ungkap Kepsek.

Sementara Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bitung, Rita Aleta Lousiane Tangkudung, ST sebagai pemateri mengangkat tentang tata krama khususnya dalam sopan santun sangatlah penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari – hari.

” Lingkungan sekolah sangatlah penting dalam menjaga tata krama khususnya menjaga tata krama disekolah dengan menaati aturan yang ada disekolah seperti tata tertib yang wajib dipatuhi oleh siswa,” jelasnya.

Dijelaskan Rita, tata krama dalam bergaul diajarkan agar berbicara secara sopan dihadapan guru baik mengucapkan salam dan tidak memotong ucapan guru, tata krama berpakaian, belajar, disiplin, pergaulan, berbicara. Ada akibat melanggara tata krama yakni siswa tidak beradab dan tidak sopan santun dan paling parah siswa akan dikeluarkan disekolah.

Sementara pemateri dari Kasie Bidang SMK Cabdin Minut – Bitung, Dra. Femmy Mamahit, M.Si menyampaikan, Kurikulum 2013 adalah yang terbaru dan akan diterapkan saat ini dimana ada materi yang dirampingkan dan yang ditambahkan.

” Ya untuk materi yang dirampingkan yakni materi bahasa Indonesia, IPS dan PPKN sedangkan materi yang ditambahkan adalah materi matematika yang disesuaikan dengan pembelajaran standard internasional,” Jelas Dia.

Katanya, pada K-13 ini Pemerintah berharap dapat menyeimbangkan pendidikan didalam Negeri dan pendidikan di Luar Negeri.

“Ada beberapa aspek yang perlu diketahui yakni aspek pengetahuan, ketrampilan, sikap atau prilaku,” tutupnya.