Sudah 420 Kasus DBD di Sulut, 8 Warga Meninggal

by
Kepala Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulut, dr Debbie Kalalo saat melakukan sosialisasi dan pemantauan di Puskesmas Ranomuut.

Manado – Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Sulawesi Utara terus meningkat. Bahkan di awal tahun 2019, hingga tanggal 15 Januari, sudah tercatat 420 kasus dan meninggal 8 orang yang terjadi di 14 dari 15 kabupaten dan kota di Sulut.

Kepala Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulut, dr Debbie Kalalo saat melakukan sosialisasi dan pemantauan di masyarakat pada, Selasa (15/01/2019) mengatakan, tingginya kasus DBD ini juga disebabkan akibat lemahnya pencegahan dan ketidaktahuan masyarakat dalam mebasmi jentik nyamuk.

“Saat turun ke pemukiman masyarakat masih banyak terlihat jentik nyamuk yang tergenang di ban bekas, pot bunga dan lainnya,” ungkapnya.

Debbie mengatakan, Kota Manado berada di posisi paling atas dan diikuti Kabupaten Minahasa dan khusus daerah kepulauan untuk Sangije 6 kasus, Talaud 2 kasus dan tidak ada kasus hanya di Kabupaten Sitaro.

“Semprot bukan strategi utama penanggulangan DBD. Pemberantasan jentik-jentik dan edukasi 3M ke masyarakat yang penting. Bahaya kalau semprot massal,” ungkap Debbie.

Dia mengatakan, korban yang meninggal akibat masyarakat yang terlambat membawa pasien ke fasilitas kesehatan atau ke rumah sakit dan mereka belum mengetahui gejala DBD.

Penulis: Zulkifly Madina

Leave a Reply

Your email address will not be published.