Tahun Baru, Elthon Maran dan Michael Rumere Eks Liga 1 Asal Papua Resmi Masuk Sulut United

by

Manado – Pada momen tahun baru 2020 ini, kembali Sulut United mengabarkan kabar baik untuk para pendukung setianya.

Tidak tanggung-tanggung, 2 pemain eks Liga 1 asal Papua diperkenalkan manajemen Sulut United sebagai punggawa baru di Liga 2 musim 2020.

Elthon Maran (31 tahun) dan Michael Rumere (25 tahun) yang sebelumnya membela tim Liga 1 Kalteng Putra, menjadi pemain ke-16 dan ke-17 yang diperkenalkan manajemen Sulut United.

Kedua pemain tersebut juga merupakan pemain bertipikal penyerang.

Elthon lebih bermain sebagai winger forward (penyerang sayap), sedangkan Rumere pemain tipikal Versatile Player atau pemain yang bisa ditempatkan di banyak posisi baik penyerang tengah, penyerang sayap, second striker, maupun gelandang serang.

Elthon Maran adalah pemain yang sudah malang melintang di kancah sepakbola nasional. Klub-klub seperti PSIM Yogyakarta, Persiram Raja Ampat, PSMS Medan, Madura United dan Semen Padang pernah menggunakan jasa pemain asal Sorong, Papua Barat tersebut.

Sementara Michael Rumere adalah pemain rising star asal PSBS Biak yang kemudian di rekrut Kalteng Putra. Michael juga turut andil membawa Kalteng Putra lolos dari Liga 2 ke Liga 1 musim 2018. Nama Michael juga menjadi incaran klub-klub besar Liga 1 setelah tampil menawan pada gelaran Piala Presiden 2019.

Kedua pemain tersebut akan segera bergabung dengan pemain-pemain lainnya pada pertengahan bulan Januari 2020 ini.

Manajemen Sulut United melalui manajer tim Muhammad Ridho menjelaskan bahwa komitmen klub akan mengontrak pemain-pemain yang sesuai kebutuhan pelatih.

“Kami terus berkomitmen untuk membangun skuad yang mempunyai kedalaman yang bagus untuk musim 2020. Kami belajar pada musim lalu. Pemain yang di kontrak tentu sudah sesuai kriteria dan sesuai dengan skema pelatih Ricky Nelson,” ujar Ridho.

Ditambahkannya bahwa pihak manajemen tidak melakukan intervensi kepada pemilihan pemain yang direkrut.

“Kami tidak ingin mengintervensi pelatih dalam pemilihan pemain, apalagi pemain titipan, semua benar-benar atas pilihan pelatih, sekarang sepakbola sudah modern, Hal-hal yang sekiranya menghambat kerja tim pelatih harus di tanggalkan. Manajemen dan tim pelatih harus bersinergi jika ingin membentuk tim yang solid didalam dan diluar lapangan” jelas Ridho.

Presiden klub Bima Sinung mengatakan tentang sinergi antara manajemen dan tim pelatih “Manajemen dan tim pelatih sudah bekerja sejak malam hari setelah last match melawan Persewar, kami meeting untuk menentukan langkah apa untuk membentuk tim yang solid. Rekrutan pemain sejauh ini yang sudah diperkenalkan semoga bisa membangkitkan gairah sepakbola Sulawesi Utara dalam semua aspek, semoga dukungan dari supporter menjadi energi positif bagi tim”, ucap Ridho.(jm).