Tak Miliki Kendaraan Operasional Tim BFC Sulut United Rela Naik Angkot

by
Tim BFC Sulut United turun dari Angkot saat tiba di lokasi latihan lapangan Unsrat Manado.

Manado – Jika di daerah lain tim sepak bola memilki kendaraan operasional untuk mengantar dan menjemput para pemain dan offisial yang akan berlatih atau bertanding, namun berbedah di daerah Manado Sulawesi Utara, Tim Bogor FC Sulut United rela naik angkutan kota (Angkot) dari penginapan ke lokasi pertandingan.

Begitupun sebaliknya Tim BFC Sulut United carter mobil penumpang jenis mikrolet (Angkot) untuk kembali ke penginapan, Moy Residence,  Bahu, Manado yang jaraknya sekitar 500 meter dari lokasi latihan.

Menurut Ferry Rasubala yang biasa dipanggil Pae ini, sopir  angkot yang disewa Tim BFC Sulut United Saat kabarmanado.com menghampiri, dia diminta oleh salah satu pelatih untuk membantu Tim BFC Sulut United membawah pulang dan pergi para pemain saat mereka melakukan latihan di Lapangan Unsrat Manado. “Dorang “pake pakita” so dua hari sejak Kamis dan Jumat untuk antar jemput,” kata Pae sapaan akrapnya dalam dialek bahasa Manado, Jumat (14/6/2019).

Ferry Rasubala Sopir Angkot yang membawah Tim BFC Sulut United. (Foto : Zulkifli / kabarmanado.com).

Pae mengatakan, sehari dibayar Rp 400.000 dan ada 12 kali pergi – pulang antar jemput Tim BFC Sulut United, baik pada latihan pagi maupun latihan sore,” katanya dengan nada senang.

Rasubala bercerita, kalau setiap hari bekerja jadi supir angkot untuk jalur Malalayang – Tateli per hari bisa mencapai Rp 400.000 – Rp 500.000 dan Ia sangat senang bisa di carter oleh Tim kebanggaan Sulut ini yang baru datang di Manado. “Saya sudah jadi sopir angkot sejak tahun 1977 yaitu sopir pertama membawah mobil trayek Teling – Pusat kota 45 dan berlanjut ke mobil penumpang Daihatsu S38 dan mobil penumpang ST20 dan  sekarang pindah trayek mobil daihatsu mikro ke Malalayang – Tateli, namun baru kali ini membawah Tim sepak bola,” aku Rasubala.

“Saya senang bisa melihat langsung dan membantu tim BFC Sulut United,” jelas suami Leni ini yang mempunyai 3 anak dan 3 cucu tersebut.

Rasubala menambahkan, memang kalau klub lain di Indonesia pulang mapun pergi latihan mereka naik bus, tapi tidak dengan BFC Sulut United, namun kelihatannya mereka justru enjoy naik mobil penumpang jenis mikrolet ini.

Penulis: Zulkifli Madina
Editor: Ishak Kusrant

tenor

Leave a Reply

Your email address will not be published.