Tekat Dikbud Manado Tingkatkan Mutu Pendidikan

by
Kadis Dikbud Manado Daglan Walangitan didampingi Para Kepala Sekolah memberikan keterangan pers usai kegiatan MKKS.

Manado – Peningkatan mutu pendidikan berdampak pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Peningkatan mutu pendidikan merupakan sasaran pembangunan dibidang pendidikan nasional

Untuk itu, Pemerintah kota Manado melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Manado pada tahun 2019 ini bertekat untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Manado, Dr Daglan Walangitan Rabu (29/5/2019) disalah satu hotel di Manado didampingi para Pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah  (MKKS) tingkat SMP dan SD kota Manado mengatakan, mereka bertekat untuk meningkatkan mutu pendidikan di kota Manado. “Kami akan berupaya meningkatkan mutu pendidikan dengan dimulai dari guru dan peserta didik disekolah,” ungkapnya.

Kata dia, selain infrastruktur, SDM, dan lainnya, guru dan Siswa juga adalah ujung tombak penentu peningkatan pendidikan. “Kalau ada siswa yang belum layak naik kelas dan tidak masuk pada kriteria kenaikkan kelas dan kriteria kelulusan dari satuan pendidikan maka jangan dipaksakan naik atau lulus,” ungkap Daglan.

Kata Daglan, semua itu sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan  Nomor 53 Tahun 2015 Tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan pada Pendidikan Dasar dan Menengah serta Permendikbud Nomor 23 Tahun 2016 Tentang Standar Penilaian dan lainnya. “Tanggung jawab juga penuh dari Kepsek dan diberi ruang pada orang tua terkait anak tidak naik kelas atau lulus,” jelas dia.

Lanjut Daglan, Wali kelas juga berhak menjelaskan pada orang tua apa sebab siswa tidak lulus atau naik kelas. “Paling tidak pihak sekolah melakukan panggilan 3 kali pada orang tua siswa dan kalau tidak datang sekolah wajib datang ke rumah siswa tersebut,” jelasnya.

Daglan menjelaskan, Kepsek dan Guru harus bekerja dengan baik,  jangan hanya diam saja dan tidak ada inovasi serta tindakan. “Peran orang tua juga harus ada dan jangan membiarkan anak di rumah tidak belajar dan banyak bermain apalagi sekarang ini ramai dengan game online,” harapnya.

Kata Daglan, mari bersama – sama membangun dunia pendidikan khususnya dalam meningkatkan dunia pendidikan di kota Manado.

Sementara Ketua MKKS SMP kota Manado yang juga Kepala SMP Negeri 10 Manado, Sonny Engka mengatakan, sekokah mereka selama ini sudah menerapkan aturan seperti ini. “Kalau ada siswa tidak memenuhi kriteria kenaikkan kelas atau lulus maka kami tidak akan menaikkan dan melukuskannya,” jelas engka.

Lanjut Engka, dirinya bersama sekokah yang lain bertekad untuk meningkatkan mutu pendidikan di kota Manado. “Syarat kehadiran juga menjadi yang penting dalam kenaikkan kelas siswa dan hasil belajar semua mata pelajaran dinyatakan baik,” tegasnya.

Penulis: Zulkifli Madina
Editor: Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published.