Tenaga Guru Jadi Prioritas Formasi CPNS Pemprov Sulut Tahun 2019 Ini

by

Manado – Setelah melewati proses pengusulan formasi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara ditetapkan oleh Kementerian PAN RB yaitu menerima 519 Formasi CPNS Tahun 2019.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut, Femmy Suluh dalam siaran persnya mengatakan, Total kursi yang dibuka dalam CPNS tahun ini terbagi menjadi tiga formasi dengan mayoritas adalah tenaga Guru.

” Formasi CPNS Pemprov Sulut tahun 2019 terdiri dari 60 tenaga teknis fungsional, 34 tenaga kesehatan dan 425 tenaga guru.
Pendaftaran online dimulai sejak Senin (11/11/2019), melalui portal SSCASN https://sscn.bkn.go.id,” Ungkap Suluh.

Dijelaskan Suluh, Selain formasi umum, pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mengalokasikan kuota CPNS untuk formasi khusus yakni lulusan cumlaude dan penyandang disabilitas. Formasi khusus terdiri dari 12 Cumlaude dan 11 Penyandang Disabilitas.

” Kami sangat sayangkan hingga penutupan pendaftaran online, 4 formasi umum, 1 formasi penyadang disabilitas dan 5 formasi cumlaude tidak terisi atau tidak ada pelamar,” ungkapnya.

Kata dia, 4 formasi umum yang tidak ada pelamar adalah Teknisi elektromedis, Dokter Spesialis Anastesi, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dokter Spesialis Radiologi, 1 Formasi Penyadang Disabilits yang tidak ada pelamar ialah Guru Kelas pada SLB Negeri Amurang dan 5 formasi cumlaude yang tidak ada pelamar ialah Pengawas mutu hasil pertanian, Analis aset daerah, Analis jalan jembatan (pada dua lokasi kerja), dan Pemeriksa jalan jembatan.

” Ya hingga penutupan pendaftaran online, didapati sebanyak 6.276 pelamar malamar formasi CPNS Pemerintah Prov Sulut dan setelah melalui proses seleksi administrasi,” jelasnya.

Lanjut dia, yang dihasilkan sebagai berikut: Jumlah pelamar: 6.276, Memenuhi syarat (MS): 5.639, Tidak Memenuhi Syarat (TMS) : 637, Pelamar dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi karena tim verifikator tidak dapat meyakini bahwa pelamar memenuhi syarat sesuai ketentuan berdasarkan dokumen yang diunggah.

” Memang sebagian besar alasan tidak memenuhi syarat adalah
kualifikasi Pendidikan tidak sesuai dengan syarat jabatan pada formasi yang ditetapkan Kemenpan IPK tidak mencukupi, Dokumen/berkas yang diunggah tidak sesuai ketentuan, Seluruh dokumen yang dimintakan untuk diunggah adalah asli namun yang di unggah fotocopy, Surat lamaran tidak bertanda tangan/bermaterai/dikirimkan kepada PPK Instansi lain, Beberapa dokumen yang dimintakan tidak diunggah, Hasil unggahan tidak terbaca/kabur/tidak utuh dan Alasan TMS ini nantinya akan muncul pada akun SSCN masing-masing pelamar dan pelamar diberikan 3 hari masa sanggah (19 s/d 21 Desember 2019) setelah pengumuman seleksi administrasi untuk melakukan sanggahan terhadap pengumuman hasil seleksi administrasi.

” Kami pada tanggal 28 Desember 2019 akan diumumkan kembali seleksi administrasi atas sanggahan pelamar,” terangnya.

Kata dia, Peserta yang dinyatakan lulus seleksi berhak mengikuti tahapan seleksi selnajutnya yakni Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang akan diumumkan kemudian .