Terapkan Prokes, Asisten 1 Humiang Buka Bimtek Arkas Dana BOS SMA/SMK/SLB se Sulut

by

Manado, Kabarmanado.com -Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara menggelar Bimbingan Teknis  (Bimtek) Arkas Dana BOS SMA, SMK dan SLB tahun 2021.


Kegiatan yang bertempat di Mercure Manado Tateli Beach Resort pada Kamis (03/06) menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun.

Bimtek yang dibuka langsung oleh Asisten 1 Setdaprov Sulut, Edison Humiang mewajibkan semua peserta menunjukkan surat hasil rapid test antigen bebas dari Corona.

Kepala Dikda Sulut, Grace Punuh mengatakan bantuan Operasional Sekolah atau BOS untuk SMA, SMK dan SLB se Sulawesi Utara dikelola sebanyak ratusan miliar. Puji syukur tahun ajaran 2020, tidak ada Temuan Ganti Rugi (TGR) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Sejak tahun 2017 kabupaten/kota serahkan SMA, SMK dan SLB ke provinsi, dengan dana BOS ratusan miliar kita bersyukur temuan dari rekomendasi BPK hanya temuan adminsitrasi,” ungkap Punuh.

Untuk itu Kadis Punuh meminta kepada pengelola dana BOS agar tidak berpuas diri. 

“Kita harapkan tetap profesional dalam pengelolaan keuangan, baik kepala sekolah, bendahara dan pengelola untuk laporkan sesuai dengan yang dikerjakan,” jelasnya. 

Sementara itu, Asisten 1 Setdaprov Sulut Edison Humiang mengatakan kegiatan ini penting untuk diikuti para peserta. 

“Ini dalam rangka optimalisasi dana BOS. Karena itu saya beri apresiasi kepada seluruh jajaran Dinas Pendidikan Daerah Sulut yang telah prakasai serta laksanakan kegiatan yang sangat penting hari ini,” tuturnya. 

Lebih jauh, kata dia, dipercayakan sebagai pengelola BOS jangan anggap menjadi seorang bos dan Saya tegaskan kalau salah ada sanksinya,” tegasnya.. 

Menurut dia, BOS harus dilakukan secara transparan dan akuntabel. 

“Program BOS merupakan salah satu implementasi merdeka belajar dari kementerian pendidikan. Pelaksanaannya harus benar-benar tepat dan mengacu pada perundangan-undangan yang berlaku,” terangnya. 

Oleh karenanya ia meminta pengelola BOS harus tertib administrasi. 

“Setiap pemangku kepentingan penerima dana BOS perhatikan ketentuan pengelolaan dana BOS itu sendiri. Kalau kita salah implementasi taruhannya adalah terali dikunci rapat-rapat yang tak bisa keluar. Anda sendiri tahu maksud saya,” tukasnya.

Adapun Narasumber pada Bimtek tersebut, Kepala Bidang Aset BKAD Sulut, Melky Matindas, Perwakilan Inspektorat Daerah Provinsi Sulut, Dano Warouw, Kanwil DJP SuluttenggoMalut, Dhasa Midharma Putera, BPKP Perwakilan Sulut.

Turut hadir Sekretaris Dinas Pendidikan Daerah Sulut Vileo Dondokambey dan Para Kepsek, Para Bendahara BOS serta para Operator Sekolah SMA, SMK, SLB se Sulut.(Kifli).

tenor