Terdakwa Penadah Motor Kredit Divonis 1 Tahun 3 Bulan Penjara, FIFGROUP Akan Gugat Perdata

by

Terdakwa Ricky Hendy Buyung tertunduk mendengarkan Putusan Majelis Hakim yang dibacakan oleh Ketua Imanuel Barru SH. (Foto: Ishak Kusrant).

Manado — Mejelis Hakim Pengadilan Negeri Manado menjatuhkan vonis terhadap terdakwa kasus Fidusia penadah motor kredit Ricky Hendy Buyung pada sidang yang digelar Rabu (10/4/2019).

Dalam putusan majelis hakim yang dibacakan oleh Ketua Imanuel Barru SH, didampingi anggota Hakim Halidja Wally SH MH, dan Halima Umaternate SH MH, terdakwa Buyung secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan penadahan motor sesuai dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang diuraikan sebelumnya sehingga mengakibatkan pihak FIFGROUP mengalami kerugian sebesar Rp. 831.835,370,- (delapan ratus tiga puluh satu juta delapan ratus tiga puluh lima ribu tiga puluh tujuh rupiah). Karena itu

Ketua majelis hakim menjelaskan, perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana sebagaimana tersebut dalam pasal 36 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 42 tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia Jo pasal 56 ke-1 KUHPidana, sehingga terdakwa Ricky Hendy Buyung dinyatakan bersalah dan di hukum dengan hukuman penjara selama 1 tahun 3 Bulan penjara, dipotong masa tahanan sejak terdakwa mulai ditahan, dan terdakwa harus tetap di tahanan.

“Bahwa terdakwa sudah sering melakukan pembelian kendaraan sepeda motor yang masih berstatus kredit tanpa persetujuan tertulis dari pihak Finance dan terdakwa tidak melanjutkan pembayaran cicilan sepeda motor yang selanjutnya terdakwa menjual lagi sepeda motor tersebut kepada orang lain, dimana hal ini dilakukan terdakwa sudah sejak tahun 2016, karena itu terdakwa dinyatakan bersalah, “tegas Ketua Majelis Hakim Imanuel Barru yang disaksikan pihak keluarga dalam ruang sidang Pengadilan Negeri Manado.


Dalam kasus ini Buyung bersama dengan Faisal Patungga Customer FIFGROUP yang juga sudah di jatuhkan hukuman penjara 10 Bulan Penjara oleh Majelis Hakim, dalam kasus yang sama karena ikut terlibat menjual motor yang masih kredit tanpa persetujuan dari FIF.

Sidang putusan terdakwa Ricky Hendy Buyung dan Faisal Patungga turut di pantau langsung oleh Kepala Cabang FIFGROUP Manado Yohanis Batara Randa, Legal FIF dan kuasa hukum FIFGROUP.

Branch Manager FIFGROUP mengatakan, pihaknya tidak puas dengan keputusan hakim karena hanya memvonis terdakwa 1 tahun 3 Bulan, karena tidak sebanding kerugian material yang dilakukan oleh terdakwa sebesar Rp. 831.835,370.(delapan ratus tiga puluh satu juta delapan ratus tiga puluh lima ribu tiga puluh tujuh rupiah).

“Kami menghormati Putusan hakim tapi kita akan melanjutkan dengan Gugatan Perdata agar ada efek jerah bagi terdakwa, termasuk siapa saja yang mau melakukan perbuatan tersebut,” tegas Yohanis didampingi kuasa hukum FIFGROUP Manado.

Penulis: Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published.