Tiga Dosen dari Fakultas MIPA Unsrat Kembangkan Pertanian Berwawasan Lingkungan

by

Manado – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado adakan Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat  (PKM) bekerjasama dengan Tiga Dosen untuk Kembangkan Pertanian Berwawasan Lingkungan.

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat  (PKM) Universitas Sam Ratulangi yaitu merupakan bagian dari Program Kemitraan Masyarakat  (PKM) Universitas Sam Ratulangi yang diinisiasi oleh 3 orang dosen yakni Prof. Dr. Trina Tallei, Prof. Dr. Fatimawali, dan Sri Sudwei, S.Si., M.Sc.

Ketiga orang dosen UNSRAT ini, mendapatkan hibah dari Universitas Sam Ratulangi melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM).

Menurut Prof. Dr. Trina Tallei menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk sosialisasi pertanian yang berwawasan lingkungan, yang mudah dilaksanakan oleh generasi muda. “Kegiatan ini dimulai dengan pelatihan hidroponik untuk pemula yang dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2019 dan dilanjutkan dengan pembuatan green house dan instalasi hidroponik yang terletak di kompleks Mesjid Kampus UNSRAT,” Jelas Prof. Dr. Trina Tallei.

Kata Tallei, Kegiatan dilanjutkan dengan pembibitan dan penanaman dan Pemanenan perdana sayuran hidroponik dilaksanakan pada tanggal 22 Juli 2019. “Inisiasi program ini beranjak dari pemikiran bahwa pola hidup sehat di masyarakat perlu dibudayakan,” ungkapnya.

Menurutnya, salah satu kegiatan yaitu dengan budidaya sayuran hidroponik, terutama untuk masyarakat urban yang tidak memiliki lahan yang cukup luas untuk bercocok tanam. “Budidaya hidroponik menjamin ketersediaan sayuran yang bebas pestisida, dan higienis karena tidak bersentuhan dengan tanah dan Kandungan nutrisi dari sayuran ini dapat memenuhi suber gizi keluarga apabila dibudidayakan di pekarangan,” ungkapnya.

Lanjut dia, Apabila diusahakan dalam skala besar, maka dapat menjadi sumber pendapatan dan juga peningkatan produksi hortikultura lokal dan berkualitas tinggi.

Sementara itu melalui Prof. Dr. Fatimawali menyampaikan, Hidroonik juga memberikan keuntungan bagi lingkungan sosial karena dapat dijadikan sebagai saranan pendidikan dan pelatihan di bidang pertanian modern. “Mesjid Kampus Ulil Albab Universitas Sam Ratulangi yang terletak di dalam kampus UNSRAT merupakan tempat umat muslim melaksanakan ibadah dan kegiatan keagamaan serta kemasyarakatan lainnya,” jelasnya.

Kata dia, Salah satu aktivitas yang dilakukan oleh mesjid ini yaitu kegiatan wirausaha yang ditujukan untuk membangkitkan semangat berbisnis bagi generasi muda mesjid yang tergabung dalam BTU (Badan Tazkir Mahasiswa Unsrat).

Dia berharap agar kedepan kegiatan budidaya sayuran hidroponik dapat dilanjutkan oleh BTU.

Sementara itu, Ketua Badan Takmir Mesjid (BTM) Ulil Albab Unsrat, Dr. Jailani Husain
sangat mengapresiasi kegiatan tersebut dan mengharapkan akan dilanjutkan oleh BTU dan BTM.

Dalam Pembuatan green house dan instalasi hidroponik dibantu oleh Ahmad Adam, SKG yg merupakan owner dari Urban Farming Manado.

Editor: Ishak Kusrant
Penulis: Zulkifli Madina

tenor

2 thoughts on “Tiga Dosen dari Fakultas MIPA Unsrat Kembangkan Pertanian Berwawasan Lingkungan

Leave a Reply

Your email address will not be published.