Tingkatkan Kualitas Pendidikan, SMAN 7 Manado Gandeng Lima Sekolah

by

Manado – SMA Negeri 7 Manado adalah salah satu sekolah zonasi yang telah dipercayakan untuk membuat program bersama para sekolah imbas yang ada didekatnya dengan bantuan lewat program Zonasi SMA Tahun 2019, dari Pemerintah Provinsi Sulut melalui Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut.

Kepala SMA Negeri 7 Manado, Dr Grace Lowing MPd didampingi Alther Rarung SPd MSi Wakil Kepala Sekolah Bagian Sarana dan Prasarana mengatakan, sekolah ini mendapatkan bantuan  program dari Dikda Sulut dalam mengembangkan mutu pendidikan yakni sebesar Rp 100. juta. “Ada 5 sekolah yang menjadi sekolah imbas yakni SMAN 2 Manado, SMAN 6 Manado, SMA Prisma Manado, SMA Citra Kasih dan SMA Donbosco Manado,” ungkapnya.

Kata Lowing, Salah satu pengawas Dikda Sulut Dianea Manaronsong kemarin telah memaparkan programnya yaitu sekolah zonasi akan melakukan pembinaan pada sekolah imbas dengan tujuan  untuk peningkatan mutu pendidikan. “Sebagai sekolah Zonasi kami harus mampu mengimplementasikan semua program yang ada di sekolah kepada sekolah imbas diantaranya materi yang ada di sistem penjaminan mutu internal,” katanya.

Lanjut Lowing, ada juga materi  penyusunan soal tahun pelajaran STEM atau Sains Teknologi  Engineering  Matematik serta pembelajaran menggunakan Modul elektronik, E-raport, Vidio belajar bersama dan lainnya. “Kami SMAN 7 Manado juga mempunyai keunggulan sekolah baik lingkungan, lomba taman, literasi dan Unit Kesehatan Sekolah (UKS),” Cetusnya.

Dijelaskan Lowing, untuk UKS dan Literasi melibatkan siswa dan kalau yang lain dilaksanakan oleh guru dan sekolah Imbas serta Tata usaha dan mulai Agustus – November 2019 akan dilaksanakan program ini. “Akan ada pendampingan ke sekokah – sekolah imbas dimana apa yang didapat disini akan diterapkan di sekolah imbas dan ada tujuh guru yang akan mengajar di sekokah imbas secara bergantian,” ungkap Lowing.

Zonasi yaitu suatu kebijakan untuk mempercepat pelaksanaan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Tanah Air khususnya di Sulawesi Utara, dan bukan hanya diterapkan untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Editor: Ishak Kusrant
Penulis: Zulkifli Madina

Leave a Reply

Your email address will not be published.