Tutup Rakor Persiapan UN, Ini Yang Diharapkan Wagub

by

Manado – Dinas Pendidikan Daerah ( Dikda ) Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Ujian Nasional (UN) tahun 2020 dengan dihadiri para Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kota, Para Kacabdin, Pengawas, Kepala SMA/SMK Se-Sulawesi Utara di Hotel Aryaduta Manado mulai Kamis 13-15 Februari 2020.

Kegiatan Rakor tersebut ditutup langsug oleh Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandow yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut, dr Grace Punuh MKes berserta para Kepala Bidang baik Kabid Pembinaaan SMK, Debby Mamangkey, Kabid GTK Merlinda Mamesah, Kabid PKLK Tati Pontoh, Kabid Pembinaan SMA, Arthur Tumipa dan Ketua Panitia yang juga Kasub Keuangan Dikda Sulut, Senita S Kotambunan SE, ME pada Sabtu (15/02).

Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandow berpesan agar peningkatan mutu pendidikan wajib dan harus terus dilakukan dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

” Memang saat ini ada perubahan format dari Mendikbud RI yang baru dan mau tidak mau semua itu harus kita jalankan demi pendidikan agar lebih maju dan hebat maka wajib kita terima dan hadapi apapun alasannya mau pakai apa saja harus dihadapi,” ungkap Wagub Kandow.

Kata Wagub, Rasa memiliki dan rasa bertanggung jawab harus ada dan memang target Pemprov Sulut untuk dunia pendidikan adalah membangun Sumber Daya Manusia ( SDM ) dan Kepsek harus siapkan itu.

” Kalian harus betul-betul memahami dan setelah SDM barulah kualitasnya harus kita raih,” ungkap Wagub.

Sementara melalui Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut, dr Grace Punuh MKes mengatakan, Rakor ini bertujuan untuk peningkatan kualitas pendidikan di Sulut.

“ Kegiatan ini memiliki esensi peningkatan kualitas mutu pendidikan dan menyelaraskan program yang ada,” ungkap mantan Kadis Sosial dan Kesehatan Sulut ini.

Lanjut Punuh, dalam rakor juga untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik dan mempersiapan UN di Daerah dengan baik, apalagi pada tahun 2020 ini adalah terakhir akan dilaksanakan UN dan akan diganti dengan asesmen kompetensi minimum dan Survei Karakter.