Wakili Gubernur, Wagub Didampingi Kadis Punuh Buka UNBK Se-Sulut Melalui Vicon Di SMKN 1 Manado

by

Manado – Ujian Nasional baik Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Kertas Pensil akan digelar serentak mulai Senin 16-19 Maret 2020 di Seluruh Indonesia untuk tingkat SMK.

Untuk wilayah Sulawesi Utara sendiri sudah 100 persen melaksanakan UNBK dan peserta ada 14.634 siswa yang tersebar di 194 Sekolah.

Pada pembukaan serentak untuk Provinsi Sulut, dipusatkan di SMKN 1 Manado yang dibuka langsung oleh Gubernur Sulut yang diwakili Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw didampingi Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut, dr Grace Punuh MKes, Ketua DPRD Sulut, Andre Angouw dan Pejabat Dikda pada Senin (16/03) pagi tadi tepat pukul 07.15 Wita.

Sebelum masuk ruangan UN, Wagub Kandouw diperiksa pakai alat periksa suhu tubuh yakni alat hand sanitizer dan mencuci tangan dengan cairan antiseptik yang disediakan tim Satgas Pencegahan Virus Corona yang dibentuk oleh SMKN 1 Manado dimana tim ini beranggotakan para siswa-siswi yang tergabung dalam Usaha Kesehatan Sekolah atau UKS.

Wagub Kandouw kepada awak media menyampaikan, memang keputusan Gubernur bahwa Ujian Nasional harus jalan terus dengan catatan pihak sekolah menerapkan Protokol kesehatan dimana menyediakan cairan antiseptik dan memeriksa suhu tubuh para siswa dan petugas ujian dan tamu yang masuk.

” Pak Gubernur Olly juga memikirkan nasip para siswa dengan adanya penundaan ujian karena akan menjadi beban dan pikiran mereka,” ungkap Wagub Kandouw.

Lanjut Kandouw, semua UNBK di Sulut berjalan baik dan semua Kabupaten Kota telah siap melaksanakan Ujian Nasional.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Daerah ( Dikda ) Sulut, dr Grace Punuh MKes saat menyampaikan, Sulawesi Utara dalam pelaksanaan UNBK 100 persen sudah 2 tahun dilaksanakan termasuk tahun 2020 ini.

Vicon yang di pusatkan di SMKN 1 Manado untuk tingkat Provinsi Sulut Kata Punuh, berhasil dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Sulut, Drs. Steven Kandouw.

” Pembukaan Ujian Nasional di Sulut secara serentak di SMKN 1 Manado berlangsung sukses dan kami sangat bersyukur,” kata Punuh.

Lanjut Punuh, di UNBK adalah integritas dan kejujuruan yang dihasilkan dengan tidak ada saling mencontek dan diharapkan sampai selesai UNBK bisa berjalan baik dan aman.

Sementara menurut Kepala SMKN 1 Manado Jenner Rumerung mengatakan, dirinya sangat bersyukur Wakil Gubernur Sulut, Drs Steven Kandouw bersama rombongan sudah hadir dan membuka secara serentak melalui video Conference UNBK SMK tingkat Provinsi Sulut.

” Kami menyediakan 240 komputer dan yang akan dipakai 200 komputer sisa cadangan 40 unit komputer dan server 9 unit, serta 4 unit untuk cadangan dengan dibagi tiga sesi dan jumlah peserta di SMKN 1 Manado ada 558 siswa dibagi 5 ruangan dengan fasilitas setiap ruangan ada 40 unit komputer,” jelas Jenner.

Lanjut Rumerung, untuk sumber daya manusia baik proktor dan teknisi, sekolahnya menyiapkan 6 proktor dan 5 teknisi dan setiap ruangan ada proktor dan teknisi.

” Terkait pengawas, dilakukan sistem silang dan disini ada 5 orang setiap ruangan 1 orang,” katanya.

Lanjut Jenner, para siswanya mereka sudah diberikan latihan soal dan simulasi UNBK lalu.

” Terkait ketersediaan listrik, kami sudah menyurati ke PLN untuk tidak akan ada pemadaman dan mereka sudah membalasnya bahwa mereka siap mendukung ujian dengan tidak ada pemadaman,” jelasnya.

Kata Rumerung, disekolahnya juga pada UNBK SMP dan SMA nanti, ada SMPN 5 Manado, SMA Zaitun Manado Dan SMA Syalom Manado meminjam tempat dan Komputer untuk dipergunakan dalam ujian nanti.