Warga Sekitar Dukung SMK Ichtus Manado Kembali Dibuka

by


Foto : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ichtus Manado.(istimewah).

Manado – Kabarmanado.com – Pasca dibekukan sejak Senin, (28/10/2019) selama 408 hari sampai dengan (14/12/2020) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ichtus Manado yang terletak di Kelurahan Mapanget Barat Kecamatan Mapanget Kota Manado yang dikelola oleh Yayasan Kasih Gembala akan kembali beroperasi untuk tahun ajaran 2020-2021.

Sebelum akan dibukanya kembali SMK ini telah diawali dengan ibadah ucapan syukur yang dipimpin oleh Pendeta Yohan Manampiring belum lama ini di Sekolah.

Diketahui, izin operasi SMK Ichtus dicabut sementara oleh Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut akibat peristiwa penikaman yang dilakukan oleh FL (16) kepada guru agamanya, Alexander Werupangkey (54) pada Tahun 2019 lalu.

Menurut Kepala SMK Ichtus Manado, Gersy Dien Selasa (12/01/2021) mengungkapkan, semua persyaratan telah terpenuhi di Dinas Pendidikan Provinsi Sulut dan tinggal menunggu surat resmi dari mereka tapi kegiatan sudah mulai berjalan.

“Selain delapan standart pendidikan yang menjadi persyaratan dari dinas provinsi, kami juga akan memberikan konseling kepada masing-masing siswa yang akan mengikuti kegiatan belajar,” terang Gersy.

Kata Kepsek Gersy, petugas keamanan untuk Sekolah telah disiapkan agar kegiatan di Sekolah bisa berjalan aman dan bisa terhindar dari
Kasus seperti yang lalu.

Adapun tanggapan para warga yang tinggal didekat sekolah tersebut menyambut baik akan dibukanya kembali SMK Ichtus Manado.

Menurut Ibu Rompas yang rumahnya dekat Sekolah tersebut mengungkapkan, keberadaan SMK Ichtus Manado sangat membantu sekali warga yang tinggal dekat sekolah.

“Sangat terbantukan karena masyarakat disini banyak yang ekonominya dibawah dan sekolah negeri kejuruan sangat jauh dari sini sehingga harus mengeluarkan biaya yang besar

“Kalau ada Sekolah ini kan biaya tidak besar akan dikeluarkan dan hanya jalan kaki pergi di Sekolah,”ungkap Rompas.

Sementara menurut Revano Gerung yang juga warga yang tinggal sekitar sekolah ini mengungkapkan, Perlu hadir sekolah ini karena disini banyak anak yang putus sekolah dan dengan adanya sekolah ini bisa membantu warga disini menyekolahkan anak mereka

“Sangat terbantukan apalagi perekonomian warga disini sangat kurang mampu,”ungkapnya.

Revano pun berharap agar sekolah ini ada petugas keamanan seperti satpam untuk menjaga keamanan Sekolah

“Kebaradaan Sekolah Ini juga selain membantu warga sekitar, juga membantu warga yabg tinggal di Desa wusa kecamatan wori, Minahasa Utara karena disana belum ada Sekolah SMK,”Jelas Revano.

Lanjutnya, SDM para guru juga harus ditingkatkan dan terutama guru agama karena untuk mendidik para siswa merubah karakter itu hal yang utama.(Kifli).

tenor