Workshop Etik AJI Makassar, Ini Pesan Konjen Australia

oleh -879 views
Workshop Etik merupakan rangkaian awal Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) yang digelar AJI sejak Jumat (25/01/2019) hingga Minggu (27/1/2019).

Makassar – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia menggelar Workshop Etik dan Profesionalisme Jurnalis di Hotel Remcy, Jl Boulevard, Panakkukang, Makassar, Jumat (25/1/2019) siang. Salah satu pembicara yang hadir adalah Konsulat Jenderal atau Konjen Australia di Makassar Richard Mathews.

Workshop Etik merupakan rangkaian awal Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) yang digelar AJI sejak Jumat (25/01/2019) hingga Minggu (27/1/2019).

Dalam kesempatan itu, Mathews mengajak wartawan Indonesia termasuk jurnalis Aliansi Jurnalis Independen atau AJI untuk ikut menangkal penyebaran kabar dan informasi palsu, fake news atau populer dengan HOAX.

“Saya juga ingin agar institusi dan para pihak terkait media massa, termasuk anggota AJI untuk ikut menjembatani budaya media dan profesionalisme jurnalisme di Australia dan Indonesia,” ujar dia.

Mathews memaparkan, masalah etik yang dihadapi jurnalis di Australia dan Indonesia di era media sosial ini relatif sama, meski dengam budaya masyarakat yang berbeda. “Untuk itu, hal ini menjadi sebuah kerja panjang dan harus terus menerus, untuk memperbaiki hubungan diplomasi antar dua negara tetangga,” ujar Mathew.

Mathew mengatakan, dalam dua dekade terakhir, pemerintah Australia melalui Kedutaan Besar Australia di Jakarta, ikut berperan dalam peningkatan kualitas profesionalisme jurnalis dan institusi media.

Kedutaan Besar Australia pun kerap menyokong dan melibatkan organisasi profesi wartawan, AJI Indonesia untuk menggelar uji kompetensi jurnalis (UKJ).

“Saya pribadi dan kelemmbagaan amat dekat dengan anggota AJI di Indonesia timur. Setiap ke daerah, Manado, Ambon, Mejene, Palu, Kendari dan di Makassar, kami rutin bertemu dan membahas beberapa persoalan di daerah setempat,” ujar Mathews.

Selain Mathews, hadir juga sebagai pembicaraadalah anggota Dewan Pers bidang Pengadauan Hendrik CH Bangun, pengurus AJI Indonesia Jajang Jamaluddin, pimpinan media massa di timur Indonesia, korps dewan etik dan Dewan Penguji UKJ AJI. Juga ada 22 jurnalis peserta UKJ dari Makassar.

Dari AJI Manado, dua orang yang hadir yakni Yoseph E Ikanubun sebagai penguji, dan Ishak Kusrant yang masih menyelesaikan magang sebagai penguji.

Penulis: Ron RJM

tenor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.