Wowor: Relokasi Dadakan SMPN 1 Airmadidi Rugikan Siswa

by
Drs Star Wowor MSi

Airmadidi – Akibat relokasi yang tidak terencana dalam kebijakan operasional membuat ribuan siswa – siswi di SMP Negeri 1 Airmadidi Minahasa Utara sangat dirugikan.

Pemerhati pendidikan Sulut, Star Wowor menyesalkan adanya relokasi sekolah yang tidak terencana. “Dalam kasus ini sebenarnya suatu kebijakan perencanaan operasional yang tidak terkendali, sebab SMPN 1 Airmadidi dibangun dengan formula tempat pendidikan,” ungkap Wowor mantan Kepala Dinas Pendidikan Sulut ini.

Lanjut Wowor, relokasi itu juga berdampak pada terganggunya kegiatan belajar mengajar dan kenyamanan para siswa. “Jika perencanaan terkendali seharusnya disiapkan dulu lahan dan bangunan yang formulanya untuk kegunaan pendidikan,” jelasnya.

Lebih dari itu, kata Wowor, kebijakan itu adalah pemborosan anggaran dan lebih fatal lagi proses pembelajaran pastiĀ  terganggu dan akibatnya peserta didik dirugikan, dan memungkinkan dapat mengganggu motivasi belajar peserta didik. “Sangat terganggu juga kalau peserta didik memakai ruangan suatu tempat panti asuhan dan sampai bagaimana kenyamanan guru dan peserta didik dalam belajar,” tegasnya.

Dia mengatakan, adalah suatu yang ironi di mana para orang tua mendambakan pendidikan anaknya yang memadai untuk menyiapkan masa depan yang lebih baik, sementara kebijakan yang ada merupakan pelecehan atas kewibawaan pendidikan itu sendiri. “Sayang sekali biaya selama ini untuk membangun sekolah tersebut sehingga menjadi yang berkualitas, baik fisik maupun non fisik menjadi sirna dan kesia-sian,” ungkapnya.

Wowor Berharap, agar relokasi yang merugikan siswa perlu kebijakan agar bisa ditinjau kembali.

Diketahui sekolah tersebut menjadi korban dari perluasan Rumah Sakit Umum Daerah Maria Walanda Maramis.

Dana pembangunan dan peralatan kesehatan RSUD Maria Walanda Maramis tersebut dikucur pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp39 Miliar.

Pembangunan tersebut sebagai upaya pemerintah daerah menaikan kualitas RSUD Maria Walanda Maramis dari tipe C ke tipe B.

 

Penulis: Zulkifli Madina

tenor

Leave a Reply

Your email address will not be published.